Minggu, 15 Mei 2011

tugas database system ( muhammad amri 09111084 )


Sejarah Perusahaan  

BCA Finance berdiri pada tahun 1981 dengan nama PT Central Sari Metropolitan Leasing Corporation (CSML). Pada awal berdirinya, pemegang saham Perusahaan adalah PT Bank Central Asia dan Japan Leasing Corporation. Saat itu Perusahaan masih memfokuskan usaha pada pembiayaan komersial, seperti pembiayaan mesin-mesin produksi, alat berat dan transportasi.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 441/KMK.017/1995 tanggal 14 September 1995 dan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. KEP-034/KM.5/2006 tanggal 20 Februari 2006, Perusahaan memperoleh pembaharuan mengenai izin usaha dalam bidang usaha lembaga pembiayaan sehingga Perusahaan dapat melakukan kegiatan usaha sebagai lembaga pembiayaan yang meliputi kegiatan sewa guna usaha, anjak piutang, usaha kartu kredit dan pembiayaan konsumen.

Selanjutnya pada tahun 2001 PT Central Sari Metropolitan Leasing berubah nama menjadi PT Central Sari Finance (CSF), diikuti dengan perubahan kepemilikan saham, dimana PT Bank Central Asia (BCA) menjadi pemegang saham mayoritas, serta perubahan fokus usaha menjadi pembiayaan kendaraan bermotor, khususnya roda empat atau lebih. Terakhir, Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.C-08091 HT.01.04.TH.2005, maka per tanggal 28 Maret 2005 PT Central Sari Finance telah berubah nama menjadi PT BCA Finance.

Seiring dengan perubahan nama tersebut, pertumbuhan BCA Finance pun semakin melesat tajam. Hal ini tercermin dari terus meningkatnya jumlah pembiayaan baru yang mencapai 3,3 Triliun di tahun 2005 menjadi 11,4 Triliun pada tahun 2009. Pertumbuhan Perusahaan tercatat hampir 350% hanya dalam kurun waktu 4 tahun. Prestasi ini tidak terlepas dari dukungan penuh yang telah diberikan oleh Perusahaan induk kami yaitu PT. BCA, Tbk.

Dalam bidang pembiayaan, sampai saat ini Perusahaan masih tetap fokus di sektor pembiayaan mobil. Dari waktu ke waktu BCA Finance berupaya secara terus menerus untuk meningkatkan market share Perusahaan, baik dengan penerapan strategi yang tepat, melakukan ekspansi pembukaan cabang-cabang baru maupun dengan senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada para customer-nya. Jaringan pemasaran BCA Finance sudah relatif luas, sampai dengan Desember 2009, Perusahaan telah memiliki 36 jaringan usaha yang sudah tersebar di 32 kota besar dan 20 propinsi di seluruh Indonesia.


Visi dan Misi Perusahaan

VISI

"Menjadi Perusahaan terkemuka dalam industri pembiayaan di Indonesia yang memberikan NILAI TERBAIK kepada para stakeholders"

Perusahaan Terkemuka
“Terkemuka” berarti menjadi yang terdepan dalam memberikan nilai yang unggul dan berkelanjutan dalam jangka panjang kepada para stakeholders, sebagaimana dijabarkan dalam pernyataan misi kami.

Industri Pembiayaan di Indonesia
BCA Finance memfokuskan diri pada industri mulfinance, sekalipun portofolio pembiayaan saat ini didominasi oleh pembiayaan untuk mobil. BCA Finance akan mendiversifikasi produk-produknya untuk mempertahankan tingkat perrtumbuhannya.

Memberikan NILAI TERBAIK Kepada Para Stakeholders
Kalimat ini didefinisikan lebih lanjut dalam pernyataan misi kami.

MISI
·      Kami memberikan NILAI TERBAIK untuk memuaskan para pelanggan sebagai pilihan utama mereka dengan memberikan produk dan jasa yang berkualitas tinggi, inovatif, dan handal.
·      Kami memberikan NILAI TERBAIK kepada para rekan distribusi dengan mengembangkan hubungan saling percaya dan "win-win partnership" yang terfokus pada pertumbuhan yang berkesinambungan.
·      Kami memberikan NILAI TERBAIK kepada para pemegang saham dan kreditur dengan menciptakan pertumbuhan keuangan dan tingkat pengembalian yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang dengan tingkat risiko yang dapat diterima
·     Kami memahami tanggung jawab sosial kami sebagai korporat dan memberikan NILAI TERBAIK kepada masyarakat dengan secara aktif berkontribusi terhadap kesejahteraan mereka.
·      Kami yakin bahwa hasil-hasil yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang untuk para stakeholders hanya dapat dicapai dengan memberikan NILAI TERBAIK kepada orang-orang kami dengan merekrut, mengembangkan dan memberikan imbalan kepada orang-orang yang berkompetensi tinggi dan menciptakan iklim kerjayang kondusif di mana orang-orang dapat bertumbuh dan berinovasi.
·      Kami memberikan NILAI TERBAIK kepada para supplier dengan memperlakukan mereka secara fair dan prinsip "win-win treatment".

Shared Values
Nilai-nilai Perusahaan adalah pedoman bagi manajemen dan seluruh karyawan BCA Finance yang perlu diwujudkan dalam bentuk tindakan dan perilaku yang sesuai secara konsisten setiap harinya.  
  • First-Class Teamwork
Mengembangkan kerjasama dengan meyakinkan orang lain dan mampu untuk menyampaikan informasi dengan jelas serta menyelesaikan perbedaan pendapat dengan komunikasi yang terbuka dengan kesadaran bahwa keberhasilan unit atau organisasi tidak bergantung pada seseorang saja.
  • Orientation to Quality
Mengidentifikasikan berbagai kondisi yang berdampak pada kualitas pelayanan dengan menetapkan standar mutu, melaksanakan perkerjaan berdasarkan standar tersebut dan meningkatkannya secara berkesinambungan.
  • Customer Focus
Membangun dan menjaga hubungan dengan pelanggan serta berupaya untuk memahami kebutuhannya, dan menyediakan solusi yang dapat memenuhi harapan pelanggan.
  • Uncompromised Integrity
Penerapan nilai-nilai etika, sosial, dan prosedur kerja yang standard dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.
  • Striving for Excellence
Menetapkan target yang menantang dan berusaha untuk mencapainya serta mampu untuk memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan yang menantang.

Strategi Perusahaan
Perusahaan senantiasa membangun kekuatan yang kompetitif dalam rangka menjamin pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan.
  • MOST COMPETITIVE PRICE, didukung oleh struktur pendanaan dengan tingkat suku bunga yang kompetitif. BCA Finance selalu memfokuskan diri pada penyediaan dana pembiayaan dengan tingkat suku bunga yang sangat kompetitif, baik berasal dari induk Perusahaan yaitu PT BCA,Tbk maupun dari berbagai sumber dana lainnya. BCA Finance senantiasa memonitor dan mengantisipasi pergerakan suku bunga dan ketersediaan dana di pasar.
  • OPERATIONAL EXCELLENCE, menjamin efisiensi biaya dengan produktifitas dan efektifitas yang tinggi. BCA Finance menyadari sepenuhnya bahwa pengelolaan biaya operasional juga merupakan faktor yang ikut menentukan tingkat suku bunga untuk tetap sangat kompetitif. Dengan operasional bisnis yang excellence/ handal, seluruh stakeholder dan konsumen merasa puas, produktivitas dan efektifitas tinggi, sehingga biaya menjadi sangat efisien dan pada akhirnya akan sangat menopang strategi Most Competitive Price yang dijalankan.
  • RELIABLE RESOURCES, mensinergikan berbagai sumber daya yang berkualitas.  BCA Finance menyadari sepenuhnya bahwa pelaksanaan kesuksesan strategi juga sangat bergantung pada sinergi dari seluruh kualitas sumber daya yang dimiliki, maka pengembangan sumber daya berupa sumber daya manusia dan penerapan teknologi informasi mendapat perhatian besar dari Perusahaan.
  • PRUDENT ACQUISITION, analisa calon konsumen yang tajam dari dua channel penjualan yang handal. Penerapan manajemen resiko yang menyeluruh sejak dari analisa portfolio, analisa calon konsumen, pembentukan komite kredit, hingga pemilihan chanel penjualan yang berkualitas yaitu dealer/showroom dengan reputasi yang baik dan cabang-cabang BCA merupakan jaminan terhadap kualitas aset dengan tingkat pengembalian yang tinggi. 
  • MUTUAL RELATIONSHIP, mengandalkan semua pihak dalam menjamin daya tahan pertumbuhan. BCA Finance selalu menyatakan bahwa pertumbuhan yang telah terjadi selama ini bukan semata-mata hanya hasil dari BCA Finance sendiri tetapi merupakan hasil dan dukungan dari seluruh stakeholder, mitra usaha dan konsumen. Untuk itu BCA Finance tidak pernah ragu untuk memberikan seluruh kemampuannya untuk menjaga hubungan baik dan meningkatkan kepercayaan melalui layanan yang memuaskan seluruh stakeholder, mitra usaha dan konsumen.

LANDASAN TEORI
DATA
Kata “data” berasal dari bahasa Yunani “datum” yang berarti fakta, dan di dalam kamus bahasa Inggris ditulis dengan “data”. “Data” yang digunakan dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Inggris tersebut, tetapi harus diingat, “data” dalam bahasa Inggris sudah bersifat majemuk, karena tidak ada kata “datas” dalam bahasa Inggris. Sehingga tidaklah tepat bila kita menuliskan kata data yang dimajemukkan, seperti data-data, kumpulan data, dan sejenisnya.

Menurut Steven Alter, data merupakan fakta,gambar atau suara yang mungkin atau tidak berhubungan atau berguna bagi tugas tertentu.

Menurut McLeod, data terdiri dari fakta-fakta dan angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai. 

Sedangkan informasi adalah data yang sudah diproses atau data yang memiliki arti.
Disini kita dapat melihat bahwa data merupakan suatu bentuk keterangan-keterangan yang belum diolah atau dimanipulasi sehingga belum begitu berarti bagi sebagian pemakai.

INFORMASI
Informasi merupakan data yang sudah di olah sehingga memiliki arti. Informasi adalah pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.

Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya.

Informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”.

Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang. Menurut Notoatmodjo (2008) bahwa semakin banyak informasi dapat memengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan kesadaran yang akhirnya seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya.

BASIS DATA
Banyak definisi mengenai basis data, namun pada intinya, basis data adalah kumpulan file yang saling berelasi dan diorganisasi pada suatu media penyimpanan. Seperti dikatakan semula, bit adalah data, field adalah data, sedangkan kata “data” di dalam komputer harus disebutkan secara spesifik, maka basis data adalah kumpulan file. File terdiri atas berbagai klasifikasi, ada master file, transaction file, report file, work file, program file, dump file, library file, history file, dan sebagainya.

Keseluruhan file tersebut dalam basis data diorganisasikan oleh yang disebut DBMS (data base management system). Itulah mengapa dalam data base, memori yang dibutuhkan lebih besar dari file tradisional. Menurut Fatansyah, Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan(redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
Jadi Database adalah tempat penyimpanan data yang saling berhubungan secara logika, sehingga bisa digunakan untuk mendapatkan suatu informasi yang diperlukan oleh suatu organisasi atau perusahaan.

Contoh Gambar :

SQL
SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.


RELASI
Relasi  dalam matematika  adalah hubungan antara dua elemen himpunan. Hubungan ini bersifat abstrak, dan tidak perlu memiliki arti apapun baik secara konkrit maupun secara matematis.

Contoh Gambar :





LAPORAN
Laporan merupakan hal yang sangat vital  dalam kehidupan sehari-hari. Laporan adalah karangan yang berisikan paparan peristiwa/kegiatan yang telah dilakukan. Laporan dapat berupa laporan perjalanan, laporan kegiatan atau laporan pengamatan.

Contoh Gambar :

EDR
ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol.








Hasil data dari BCA Finance

Dari data penggajian pegawai  BCA Finance yang  telah kami analisis, maka kami pun telah berhasil menyajikan data-data yang lengkap dengan menggunakan metode Relationship, Normalisasi (Form dan Report), ERD, SQL diagram, berikut adalah data-data yang telah dapat dan analisis :

1.      Hasil Data Pegawai

2.      Hasil Data Golongan




3.      Hasil Data Jabatan

4. Hasil Query Gaji dan Tunjangan